Cara Pengambilan Kayu

2019-04-0114:59:39
 
  1. Kayu-kayu hasil pembelian bisa diangkut paling cepat 1 (satu) hari atau H+1 setelah tanggal kuitansi dengan terlebih dahulu mendaftarkan rencana angkutan tersebut kepada kepala TPK terkait dengan mencantumkan nomor invoice , nama invoice , tanggal invoice, nomor polisi kendaraan, nama sopir, tujuan dan alamat bongkar yang terdaftar di SIPUHH.
  2. Pembeli atau customer membawa dan menunjukkan bukti pembayaran ke TPK sesuai denga asal kayu yang dibeli.
  3. Kepala TPK mevalidasi bukti pembayaran berdasarkan notifikasi email yang diterima.
  4. Kepala TPK mencetak bukti kwitansi asli.
  5. Pembeli atau customer akan menerima surat jalan (SKSHHK dan DKHP).
  6. Pembeli atau customer wajib mematikan SKSHHK (dicocokan antara fisik dengan dokumen) sesuai alamat bongkar.
  7. Dokumen keabsahan kayu diterbitkan oleh pejabat penerbit.
  8. Faktur pajak (e faktur) akan diterima setelah mendapatkan aproval resmi dari kantor pajak dan dapat diambil di Kantor Manager atau diemail ke perusahaan setelah 2 minggu dari tanggal transaksi.
  9. Pembeli atau customer dapat melakukan pengambilan barang setelah semua dokumen lengkap kecuali faktur pajak.
  10. Kepala TPK memberikan cap pada berkas yang sudah diambil.
  11. Biaya muat dan angkutan kayu menjadi beban pembeli yang besarnya berbeda dan yang berlaku dimasing-masing TPK.